-
Sifat
mekanis. Sifat-sifat mekanis yang menonjol dari bahan ini adalah kaku,
keras, mempunyai bunyi seperti metallic bila dijatuhkan.
-
Ketahanan
terhadap bahan kimia. Ketahanan PS terhadap bahan-bahan kimia umumnya
tidak sebaik ketahanan yang dipunyai oleh PP atau PE. PS larut dalam
eter, hidrokarbon aromatic dan chlorinated hydrocarbon. PS juga
mempunyai daya serap air yang rendah, dibawah o,25 %.
-
Abrasion
resistance. PS mempunyai kekuatan permukaan relative lebih keras
dibandingkan dengan jenis termoplastik yang lain. Meskipun demikian,
bahan ini mudah tergores.
-
Transparansi.
Sifat optis dari PS adalah mempunyai derajat transparansi yang tinggi,
dapat melalui semua panjang gelombang cahaya (A 90%). Disamping itu
dapat memberikan kilauan yang baik yang tidak dipunyai oleh jenis
plastic lain, dimana bahan ini mempunyai indeks refraksi 1,592.
-
Sifat
elektrikal. Karena mempunyai sifat daya serap air yang rendah maka PS
digunakan untuk keperluan alat-alat listrik. PS foil digunakan untuk
spacers, slot liners dan covering dari kapasitor, koil dan keperluan
radar.
-
Ketahanan panas. PS mempunyai softening point rendah (90oC)
sehingga PS tidak digunakan untuk pemakaian pada suhu tinggi, atau
misalnya pada makanan yang panas. Suhu maksimum yang boleh dikenakan
dalam pemakaian adalah 75oC. Disamping itu, PS mempunyai sifat konduktifitas panas yang rendah.
PS
dibuat dalam berbagai grade yang dapat digunakan untuk membuat produk
jadi. Pemilihan grade sangat penting dan disesuaikan dengan produk
jadinya. Grade-grade PS yang umum dipakai adalah: general purpose, light
stabilized, heat resistance, Impact grade.
Polistrena
dapat diproses dengan cara pengolahan yang umum digunakan untuk PP atau
PE, yaitu: cetak injeksi, extrusion, thermoforming. Bahan ini harus
dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu
hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan
pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang.
Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang
dan lama.
OTHER
Tertera
logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER .
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum
olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat
elektronik, dan plastik kemasan.
Plastik
dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik
yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. SAN dan ABS memiliki
resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan,
kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya SAN
terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan,
penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai
bahan mainan lego dan pipa.
Untuk jenis plastik 7 Other ini ada beberapa jenis, yaitu :
SAN – styrene acrylonitrile,
ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
Acrylonitrile
butadiene styrene (akrilonitril butadiene stirena, ABS) termasuk
kelompok engineering thermoplastic yang berisi 3 monomer pembentuk.
Akrilonitril bersifat tahan terhadap bahan kimia dan stabil terhadap
panas. Butadiene member perbaikan terhadap sifat ketahanan pukul dan
sifat liat (toughness). Sedangkan stirena menjamin kekakuan (rigidity)
dan mudah diproses. Beberapa grade ABS ada juga yang mempunyai
karakteristik yang berfariasi, dari kilap tinggi sampai rendah dan dari
yang mempunyai impact resistance tinggi sampai rendah. Berbagai sifat
lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan penambahan aditif sehingga
diperoleh grade ABS yang bersifat menghambat nyala api, transparan,
tahan panas tinggi, tahan terhadap sinar UV, dll.
ABS mempunyai sifat-sifat :
-
tahan bahan kimia – biaya proses rendah
-
liat, keras, kaku – dapat direkatkan
-
tahan korosi – dapat dielektroplating
-
dapat didesain menjadi berbagai bentuk. – memberi kilap permukaan yang baik
ABS
dapat diproses dengan tehnik cetak injeksi, ekstrusi, thermoforming,
cetak tiup, roto moulding dan cetak kompresi. ABS bersifat higroskopis,
oleh karena itu harus dikeringkan dulu sebelum proses pelelehan.
Penggunaannya :
-
Peralatan.
Karena keunggulan sifat-sifatnya maka banyak digunakan membuat
peralatan seperti : hair dryer, korek api gas, telepon, intercom, body
dan komponen mesin ketik elektronik maupun mekanik, mesin hitung, dll.
-
Otomotif.
Karena sifatnya yang ringan, tidak berkarat, tahan minyak bumi, maka
ABS digunakan untuk radiator grill, rumah-rumah lampu, emblem, horn
grill, tempat kaca spion, dll.
-
Barang-barang
tahan lama. ABS dengan grade tahan nyala api digunakan untuk cabinet
TV, kotak penutup video, dll. Grade tahan pukul pada suhu rendah dan
tahan fluorocarbon dapat digunakan untuk pintu dan body kulkas.
Penggunaan lain : komponen AC, kotak kamera, dudukan kipas angina meja,
dll.
-
Bangunan dan perumahan : dudukan kloset, bak air, frame kaca, cabinet, kran air, gantungan handuk, saringan, dll.
-
Elektroplated ABS : regulator knob, pegangan pintu kulkas, pegangan paying, spareparts kendaraan bermotor, tutup botol, dll.
POLYCARBONATE (PC)
Polycarbonate
(polikarbonat) merupakan engineering plastic yang dibuat dari reaksi
kondensasi bisphenol A dengan fosgen (phosgene) dalam media alkali.
Polikarbonat mempunyai sifat-sifat : jernih seperti air, impact
strengthnya sangat bagus, ketahanan terhadap pengaruh cuaca bagus, suhu
penggunaannya tinggi, mudah diproses, flameabilitasnya rendah. Untuk
menghasilkan produk – produknya melalui proses dengan tehnik pengolahan
thermoplastic pada umumnya, yaitu: cetak injeksi, ekstruksi, cetak tiup,
dan structural foam moulding. Sheet polikarbonat dapat diproses dengan
tehnik thermoforming menggunakan tekanan maupun vakum. PC juga dapat
dikenai proses finishing meliputi pelarut dan adhesive bonding,
pengecatan, printing, hot-stamping, ultrasonic welding, dll. Penggunaan
PC di berbagai sector sangat luas, antara lain:
-
Sektor
otomotif. PC memberi performance tinggi pada lensa lampu
depan/belakang. PC ‘opaque grade’ digunakan untuk rumah lampu dan
komponen elektrik. ‘Glass reinforced grade’ digunakan untuk grill.
-
Sektor
makanan, PC digunakan untuk tempat minuman, mangkuk pengolah makanan,
alat makan/minum, alat masak microvwave, dll, khususnya yang memerlukan
produk yang jernih.
-
Bidang medis : filter housing, tubing connector, peralatan operasi yang harus disterilisasai.
-
Industri
elektrikal. PC digunakan untuk membuat konektor, pemutus arus, tutup
baterai, ‘light concentrating panels’ untuk display kristal cair, dll
-
Alat/mesin
bisnis. PC dapat digunakan untuk membuat : rumah dan komponen bagian
dalam dari printer, mesin fotokopi, konektor telepon, dll.
POLIAMIDA (NYLON)
Nylon
merupakan istilah yang digunakan terhadap poliamida yang mempunyai
sifat-sifat dapat dibentuk serat, film dan plastic. Struktur nylon
ditunjukkan oleh gugus amida yang berkaitan dengan unit hidrokarbon
ulangan yang panjangnya berbeda-beda dalam suatu polimer. Sifat-sifat
nylon :
-
Secara umum nylon bersifat keras, berwarna cream, sedikit tembus cahaya.
-
Berat molekul nylon bervariasi dari 11.000-34.000
-
Nylon
merupakan polimer semi kristalin dengan titik leleh 350-570 oF. titik
leleh erat kaitannya dengan jumlah atom karbon. Jumlah atom karbon makin
besar, kosentrasi amida makin kecil, titik lelehnyapun menurun.
-
Sedikit
higroskopis : oleh karena itu perlu dikeringkan sebelum dipakai, karena
sifat mekanis maupun elektriknya dipengaruhi juga oleh kelembaban
relative dari admosfir.
-
Tahan terhadap solvent organic seperti alcohol, eter, aseton, petroleum eter, benzene, CCl4 maupun xylene.
-
Dapat bereaksi dengan phenol, formaldehida, alcohol, benzene panas dan nitrobenzene panas.
-
Nylon
relative tidak dipengaruhi oleh waktu simpan yang lama pada suhu kamar.
Tetapi pada suhu yang lebih tinggi akan teroksidasi menjadi berwarna
kuning dan rapuh. Demikian juga sinar matahari yang kuat akan kurang
baik terhadap sifat mekanikalnya.
-
Penambahan aditif dalam nylon dimaksud untuk memperbaiki sifat-sifat nylon.
-
Tehnik
pengolahan nylon yang utama adalah cetak injeksi dan ekstrusi. Tehnik
lain seperti cetak tiup, rotational moulding, reaction injection
moulding (RIM) .
Adapun penggunaannya adalah sebagai berikut :
-Industri listrik dan elektronika.
Nylon
6, baik yang diberi pengisi maupun tidak, mempunyai sifat-sifat yang
cocok untuk industri, elektronika maupun telekomunikasi, antara lain
yaitu :
-
tahan suhu tinggi pada pengoperasian yang kontinu.
-
Bersifat isolasi
-
Ketahanan pukulnya tinggi
-Mobil
Nylon
6 dapat digunakan untuk membuat : pelampung tangki bahan baker, blok
bantalan, komponen motor, speedometer, gear, pengisi udara karburator,
kerangka kaca, penutup tangki bahan baker, reflector lampu depan,
penutup stir, dop roda mobil, dll.
-Tekstil
Di industri tekstil, nylon 6 digunakan untuk membuat : bobbin (gelondong benang),
perkakas tenun, ring yang dapat dipindah-pindah, gear, dll.
-Peralatan rumah tangga
Nylon
digunakan untuk furniture, peralatan dapur, folding door, komponen
mesin jahit, kancing, pegangan pisau, kerangka pencukur elektrik.
-Mesin- mesin industri
Mesin-
mesin yang dibuat dari nylon 6 antara lain : gear, bantalan (bearing),
pulley, impeller pompa motor, sprocket, rol, tabung, alat pengukur pada
pompa bensin.
-Kemasan
Dapat digunakan untuk mengemas makanan seperti : ikan, daging, saus, keju, coklat, kopi, dll.
POLYETHYLENE PEREPHTALATE (PET)
Tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga .
Polyethylene
terephtalate yang sering disebut PET dibuat dari glikol (EG) dan
terephtalic acid (TPA) atau dimetyl ester atau asam terepthalat (DMT).
PET merupakan keluarga polyester seperti halnya PC. Polymer PET dapat
diberi penguat fiber glass, atau filler mineral.
PET
film bersifat jernih, kuat, liat, dimensinya stabil, tahan nyala api,
tidak beracun, permeabilitas terhadap gas, aroma maupun air rendah. PET
engineer resin mempunyai kombinasi sifat-sifat: kekuatan (strength)-nya
tinggi, kaku (stiffness), dimensinya stabil, tahan bahan kimia dan
panas, serta mempunyai sifat elektrikal yang baik. PET memiliki daya
serap uap air yang rendah, demikian juga daya serap terhadap air. PET
dapat diproses dengan proses ekstrusi pada suhu tinggi 518- 608 oF,
selain itu juga dapat diproses dengan tehnik cetak injeksi maupun cetak
tiup. Sebelum dicetak sebaiknya resin PET dikeringkan lebih dahulu
(maksimum kandungan uap air 0,02 %) untuk mencegah terjadinya proses
hidrolisa selama pencetakan.
Penggunaan
PET sangat luas antara lain : botol-botol untuk air mineral, soft
drink, kemasan sirup, saus, selai, minyak makan. Biasanya, pada bagian
bawah atau dasar kemasan botol plastic, berwarna
jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus,
dan hampir semua botol minuman lainnya.
BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI,
kenapa?
Bila
terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat
apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut
akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan
kanker) dalam jangka panjang.
Ada juga yang berbahaya
BAGI PARA PEKERJA YANG BERHUBUNGAN DENGAN
PENGOLAHAN PET ATAUPUN DAUR ULANGNYA PLASTIK PET,
Kenapa?
Di
dalam membuat PET, menggunakan bahan yang disebut dengan antimoni
trioksida, bahan Antimoni trioksida dapat masuk ke dalam tubuh melalui
sistem pernafasan, yaitu akibat menghirup debu yang mengandung senyawa
tersebut. Terkontaminasi senyawa ini dalam periode yang lama akan
mengalami :
-
iritasi kulit dan saluran pernafasan.
-
Bagi
pekerja wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan
keguguran, pun bila melahirkan, anak mereka kemungkinan besar akan
mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.
Untuk DIKETAHUI
Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk :
-
serat sintetis (sekitar 60 %), di dalam pertekstilan PET biasa disebut dengan polyester
-
bahan dasar botol kemasan 30 %
HDPE (high density polyethylene)
Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene)
di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih
susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE
memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan
terhadap suhu tinggi.
HDPE
merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena
kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan
HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET,
HDPE juga direkomendasikan HANYA untuk SEKALI pemakaian.
KENAPA?
karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu
POLYACETAL ATAU POLYOXYMETHYLENE (POM)
Polyacetal
(poliasetal) merupakan salah satu engineering plastic yang penting yang
banyak digunakan di bidang teletronik, bangunan dan sector alat-alat
tehnik. Ada 2 tipe poliasetal yaitu homopolimer dan kopolimer. Asetal
homopolimer merupakan polimer kristalin yang dibuat dari formaldehida
Resin ini secara tehnis disebut polioksi metilena (POM). Asetal
homopolimer dapat dicampur daengan aditif seperti : antioksidan,
lubrikan, filler, pewarna, UV stabilizer, dll. Resin ini aslinya
berwarna putih buram. Sifat-sifat umum resin asetat adalah:
-
Strength
Tanpa
adanya modifikasi, resin ini mempunyai kekuatan tarik, kekuatan
kompresi dan ketahanan gesek yang tinggi. Resin ini halus dan
deformasinya rendah jika diberi beban. Resin ini mempunyai batas
lelah bengkukan (flexural fatique) yang tinggi sehingga
baik digunakan sebagai bahan baku pegas.
-
Toughness
Resin
ini umumnya liat, tahan pukul meskipun pada suhu rendah, kemulurannya
pada suhu kamar mencapai 12% dan pada suhu yang lebih tinggi mencapai
18%.
-
Thermal
Titik leleh homopolimer asetal lebih rendah daripada engineering thermoplastic lainnya.
-
Elektrikal
Sifat
elektrikalnya dipengaruhi oleh kandungan uap air. Konstanta
dielektrikalnya bervariasi dari frekwensi 102-106 Hz, dan dielectric
strength-nya tinggi.
-
Chemical
Tahan terhadap bermacam-macam pelarut, eter, minyak pelumas, minyak, bensin, bahan baker dari methanol, dll.
-
Friksi/umur pakai
Sifat pakai dan friksi baik karena permukaannya lebih keras dan koefisien gesekannya rendah.
-
Flameability
Resin asetal homopolimer ini merupakan material yang terbakar pelan-pelan dan berasap sedikit.
-
Stabiliants dimensi
Karena asetal menyerap sangat sedikit uap air, maka perubahan dimensinyapun sangat kecil.
POLYVINYL CHLORIDE (PVC)
Tertera
logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya,
serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang.
Polyvinyl
chloride (polivinil klorida) merupakan hasil polimerisasi monomer vinil
klorida dengan bantuan katalis. Pemilihan katalis tergantung pada jenis
proses polimerisasi yang digunakan. Plastik ini bisa ditemukan pada
plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.
PVC
mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan
plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan
tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15oC. Reaksi yang
terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini
berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita
mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V)
seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun
pisang misalnya).
Untuk mendapatkan produk-produk dari PVC digunakan beberapa proses pengolahan yaitu :
-Calendering
Produk akhir : sheet, film, leather cloth dan floor covering.
-Ekstrusi
Merupakan
carapengolahan PVC yang banyak digunakan karena dengan proses ini dapat
dihasilkan bermacam-macam produk. ‘Extruder head’ dapat diganti dengan
bermacam bentuk untuk menghasilkan:
-
pipa, tube, building profile, sheet, floor covering dan monofilament.
-
Isolasi kabel listrik dan telepon.
-
Barang berongga dan blown film.
-Cetak injeksi
Produk yang diperoleh adalah :
-
sol sepatu, sepatu, sepatu boot
-
container, sleeve (penguat leher baju), valve.
-
Fitting, electrical and engineering parts.
LDPE
Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah
-
kuat,
-
agak tembus cahaya,
-
fleksibel dan permukaan agak berlemak.
-
Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
-
daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
-
Plastik
ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan
fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap
reaksi kimia.
Palstik Thermoset (tipe biskuit (nama ilmiahnya : thermosetting))
Sedangkan
palstik thermoset adalah plastik yang apabila telah mengalami kondisi
tertentu tidak dapat dicetak kembali karena bangun polimernya berbentuk
jaringan tiga dimensi ( lihat Tabel 1 ). Tipe plastik ini, apabila telah
mengeras akan tetap keras walaupun terus dipanaskan. Plastik yang
berbahan baku minyak termasuk dalam golongan plastik tipe cokelat.
Yang termasuk plastic thermoset adalah :
-
PU (Poly Urethene),
-
UF(Urea Formaldehyde),
-
MF (Melamine Formaldehyde),
-
polyester,
-
epoksi
-
dll.
Bagaimana Dampak Penggunaan Plastik terhadap Kesehatan?
Kebanyakan
plastik seperti PVC, agar tidak bersifat kaku dan rapuh ditambahkan
dengan suatu bahan pelembut (plasticizers). Beberapa contoh pelembut
adalah epoxidized soybean oil (ESBO), di(2-ethylhexyl)adipate (DEHA), dan bifenil poliklorin (PCB) yang digunakan dalam industri pengepakan dan pemrosesan makanan.
Bahan
pelembut seperti PCB sekarang sudah dilarang pemakaiannya karena dapat
menimbulkan kematian jaringan dan kanker pada manusia (karsinogenik).
Tanda dan gejala dari keracunan ini berupa pigmentasi pada kulit dan
benjolan-benjolan, gangguan pada perut, serta tangan dan kaki lemas.
Sedangkan pada wanita hamil, mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan
serta bayi lahir cacat.
Bahan
pelembut lain yang dapat menimbulkan masalah adalah DEHA. DEHA
mempunyai aktivitas mirip dengan hormon estrogen (hormon kewanitaan pada
manusia). Berdasarkan hasil uji pada hewan, DEHA dapat merusakkan
sistem peranakan dan menghasilkan janin yang cacat, selain mengakibatkan
kanker hati. Untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi jika setiap
hari kita terkontaminasi oleh DEHA, maka sebaiknya kita mencari
alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut,
seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun
pisang misalnya).
Bahaya
lain yang dapat mengancam kesehatan kita adalah jika kita membakar
bahan yang terbuat dari plastik. Pembakaran plastik ini dapat
mendatangkan masalah tersendiri bagi kita. Plastik yang dibakar akan
mengeluarkan asap toksik yang apabila dihirup dapat menyebabkan sperma
menjadi tidak subur dan terjadi gangguan kesuburan. Pembakaran PVC akan
mengeluarkan DEHA yang dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen
manusia. Selain itu juga dapat mengakibatkan kerusakan kromosom dan
menyebabkan bayi-bayi lahir dalam kondisi cacat.
Bahan pelembut ESBO (epoxidized soybean oil)
juga biasa digunakan sebagai insektisida. Sejauh ini, bahaya bahan
pelembut ini bagi kesehatan manusia belum ada/dalam penelitian.
Sedangkan bagi lingkungan, ESBO mampu membunuh zooplankton, dan hal ini
berakibat pada terganggunya rantai makanan hewan-hewan laut. Hal
tersebut pun akan berdampak pada terganggunya sumber protein, khususnya
ikan, bagi manusia.
CREATED BY MAHASISWA ILMU TEKNOLOGI PANGAN-UB
DAFTAR PUSTAKA
A.B.Glanvill and E.N.Denton. 1995. Injection Mould Design Fundamentals. Industrial Press INC. 200 Madison Aveneu New York.
Donald V Rosato, Dominick V Rosato. 1995. Injection Molding Handbook. Chapman and Hall. New York.
Georg Menges, Paul Mohren. 1997. How to Make Injection Molds. Hanser Publisher. Munich Vienna New York Barcelona.
Herbert Rees. 1995. Mold Engineering. Hanser/Gardner Inc. Cincinnati.
H. Domininghaus. 1993. Plastics foe Engineers. Hanser Publishers. Munich. Vienna. New York. Barcelona.
Ronald . J. Baird. 1986. Industrial Plastik. The Goodheart – Willcox Company. Inc. New York.